Pertukaran Pelajar SMK Dapat Dilakukan dengan Trilateral

Organisasi kerja sama negara-negara Asia Tenggara untuk pendidikan teknik kejuruan dan pelatihan atau Southeast Asia-Technical and Vocational Education and Training (SEA-TVET) akan mengembangkan program pertukaran pelajar SMK, yaitu Student Mobility, dengan konsep trilateral, yaitu sekaligus di tiga negara.


Ke depannya, bagi SMK yang sudah menerapkan masa belajar empat tahun, siswanya dapat memilih untuk menjalani tahun keempatnya dengan belajar di dua negara ASEAN lainnya selain belajar di negara sendiri. "Jadi siswa akan belajar bahasa dan kultur di negara itu, dan itu dilakukan secara struktural," ujar Direktur Organisasi Menteri Pendidikan Asia Tenggara, atau Southeast Asian Minister of Education Organization (SEAMEO), Gatot Hari Priowirjanto, di Denpasar, Bali, Jumat (13/5/2016).

 Ia mengatakan, salah satu manfaat yang bisa diambil dari Trilateral Student Mobility adalah peluang bekerja di perusahaan negara yang menjadi tujuan Student Mobility, baik perusahaan yang berkantor di negara asal, maupun memiliki kantor di negara lain. "Jadi kalau ada perusahaan Thailand di Indonesia, siswa tersebut bisa lebih mudah masuk dan bekerja di situ, karena sudah pernah tinggal di Thailand dan menguasai bahasa dan kultur Thailand," tuturnya.

 Gatot juga menuturkan, SEAMEO juga berkoordinasi dengan Direktorat Pembinaan SMK Kemendikbud dalam mendukung program SMK empat tahun yang dijalankan Kemendikbud, dan selaras dengan program Student Mobility dari SEAMEO. Direktorat Pembinaan SMK Kemendikbud, katanya, akan menyiapkan minimal 200 SMK di Indonesia yang siap menerapkan program belajar empat tahun.

 "Kami juga sudah minta Pak Mustaghfirin (Direktur Pembinaan SMK) untuk memberikan rekomendasi 10 SMK jurusan Teknologi Informasi, agar bisa bekerja sama dengan SEAMEO dalam mendukung center-center atau pusat pembelajaran yang dimiliki SEAMEO," ucap Gatot.

 Sebelumnya, Direktur Pembinaan SMK, Mustaghfirin Amin memang mengatakan akan menambah jumlah SMK yang menerapkan program belajar empat tahun. Dengan belajar di SMK selama empat tahun itu dapat membuka peluang lebih bagi siswa untuk mengikuti program Student Mobility, baik yang diselenggarakan SEAMEO maupun pihak lain. Salah satu tujuan dilakukannya Student Mobility adalah membangun optimisme siswa SMK dan meningkatkan sumber daya manusia terampil yang berkualitas, khususnya di bidang pendidikan menengah.

Sumber  : kemdikbud.go.id

Related

News 4038367862007819422

Posting Komentar

emo-but-icon

Tentang Kami

Yayasan SMK Persiapan Pematangsiantar Tek Elektronika SMK Persiapan Pematangsiantar Tek Informatika Komputer SMK Persiapan Pematangsiantar Tek Instalasi Listrik SMK Persiapan Pematangsiantar Tek Komputer Jaringan SMK Persiapan Pematangsiantar Tek Mesin Produksi SMK Persiapan Pematangsiantar Tek Otomotif SMK Persiapan Pematangsiantar Tek Sepeda Motor SMK Persiapan Pematangsiantar

Penerimaan Murid Baru

Penerimaan Murid Baru SMK Persiapan Pematangsiantar

Hot in week

Recent

Comments

Berita Terbaru

Guru SMK Persiapan

GURU KU

Forum Diskusi

Group Facebook SMK Persiapan Pematangsiantar

Follow Google Plus Kami

Alamat Sekolah

Alamat SMK Persiapan Pematangsiantar

Total Tayangan Halaman

item